Minggu, 13 Oktober 2013

Mabes AU: Kopral Rio Menyerahkan Diri



Bandung - Markas Besar (Mabes) TNI Angkatan Udara (AU) menyebut Kopral Satu (Koptu) Rio Budi Wijaya menyerahkan diri. Saat ini, sang kopral yang menembak mati satu orang dan dua lainnya terluka tembak itu ditahan di POM AU Lanud Husein Sastranegara Bandung.

Kadispen TNI AU Marsma SB Supriyadi meralat sebelumnya yang mengatakan Kopral Rio sukses ditangkap tim khusus AU. "Jadi, informasi terbaru yang saya peroleh, dia (Rio) menyerahkan diri," jelas Supriyadi saat dihubungi via telepon, Senin (14/10/2013).

Hampir sepekan Rio kabur bersama Siti Jubaedah alias Veni usai kejadian penembakan. Veni yang menghuni indekos di lokasi kejadian itu disebut-sebut istri siri Rio. Selama ini Rio berdinas sebagai Provost Detasemen Markas (Denma) Mako Korp Paskhas TNI AU Lanud Sulaeman.

Supriyadi menjelaskan, Rio menyerahkan diri pada Sabtu (12/10/2013) sekitar pukul 18.00 WIB. "Dia (Rio) menghubungi salah satu temannya. Lalu menyerahkan diri ke Denma Mako Korps Paskhas Lanud Sulaeman. Kerena tidak ada ruang tahanan khusus di Paskhas, oknum tersebut diserahkan ke POM Lanud Husein Satranegara," tutur Supriyadi.

Supriyadi menilai tindakan Koptu Rio itu kriminal murni. Aksi penembakan brutal itu tidak ada hubungannya dengan kesatuan tempat oknum tersebut bertugas.

"Nanti kan melalui proses hukum dulu. Setelah proses hukum itu, lalu sidang disiplin. Ini kategori (pelanggaran) berat, risikonya akan dipecat," tegas Supriyadi.

Kopral Rio kabur bersama Siti Jubaedah alias Veni usai menembak 3 orang di tempat kos di Gang Narpan RT 4 RW 4 Kelurahan Situ Saeur Kecamatan Bojongloa Kidul, Bandung, Minggu (6/10). Korban tewas yaitu Hendi alias Ele (25), dan dua korban luka tembak, Mumung Supritana (38) dan Ade Kartika (30). Motif penembakan diduga dipicu rasa kesal Rio melihat rak sepatu di indekos berantakan dan menuding korban yang mengacak-acak rak.

0 comments:

Posting Komentar